NUNUKAN — Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 yang digelar oleh Kodim 0911/Nunukan fokus pada pembangunan infrastruktur di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia serta meneguhkan hubungan antara TNI dan masyarakat dengan pendekatan yang bersifat humanis. Kegiatan ini bukan hanya tentang fisik semata, tetapi juga menyentuh sisi sosial yang vital.
Dalam program TMMD, para prajurit terlibat dalam berbagai pembangunan fisik sesuai sasaran yang telah ditetapkan, seperti pembangunan jalan dan perumahan rakyat. Saat yang sama, mereka juga mengeksekusi program sosial yang berorientasi pada lingkungan, salah satunya penghijauan di Bukit Bendera yang melibatkan warga sekitar untuk membangun ketahanan pangan dan mencegah erosi.
Di samping itu, kehadiran Satgas TMMD bersama masyarakat juga memberikan efek positif bagi kelangsungan sosial dan kesehatan. Melalui program pendidikan dan keagamaan, anggota Satgas mengadakan aktivitas belajar dan mengaji bagi anak-anak di lokasi setelah sholat berjamaah di rumah induk semang.
Dalam hal kesehatan, mereka mendukung program posyandu yang bermanfaat dan memberikan pengetahuan kepada ibu-ibu tentang cara mencegah stunting pada balita. Dengan adanya interaksi langsung antara TNI dan masyarakat, terbangun rasa saling memiliki dan kemanunggalan yang kuat di daerah perbatasan.
