TMMD

Kebersamaan Tanpa Sekat, Satgas TMMD dan Pemuda Sekardadi Berolahraga Bersama

Bangli – Memanfaatkan waktu sore hari usai menyelesaikan pekerjaan sasaran fisik, anggota Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 1626/Bangli bersama para pemuda Desa Sekardadi melaksanakan olahraga gembira bermain voli.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk pembinaan kebersamaan dan komunikasi sosial antara personel Satgas TMMD dengan masyarakat, khususnya generasi muda. Suasana penuh keakraban dan semangat sportivitas tampak mewarnai pertandingan persahabatan yang digelar secara sederhana di lapangan voli desa.

Olahraga bersama ini dilaksanakan setelah personel Satgas menyelesaikan pekerjaan sasaran fisik TMMD yang sedang berlangsung di Desa Sekardadi. Kehadiran para pemuda desa dalam kegiatan tersebut menunjukkan antusiasme masyarakat untuk terus menjalin kedekatan dengan TNI tidak hanya dalam pekerjaan pembangunan, tetapi juga dalam aktivitas sosial kemasyarakatan.

Dansatgas TMMD Ke-129 Kodim 1626/Bangli Letkol Inf Yugi Prastawa, S.I.P., M.I.P., mengatakan bahwa kegiatan olahraga bersama merupakan bagian dari upaya memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat. Menurutnya, TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga membangun hubungan emosional dan kebersamaan dengan masyarakat.

“TMMD bukan semata-mata membangun infrastruktur, tetapi juga membangun kebersamaan, kekompakan, dan rasa persaudaraan antara TNI dan masyarakat. Melalui olahraga voli ini, kami ingin menciptakan ruang interaksi yang positif, sehingga hubungan yang sudah terjalin selama kegiatan TMMD semakin erat. Inilah semangat tema TMMD tahun ini, yaitu TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa,” ujar Letkol Inf Yugi Prastawa.

Ia menambahkan, setelah seharian bekerja bersama masyarakat mengerjakan sasaran fisik, kegiatan olahraga menjadi sarana penyegaran sekaligus memperkuat semangat gotong royong. Kebersamaan yang terbangun di lapangan voli diharapkan dapat menjadi modal sosial dalam mendukung keberhasilan seluruh program TMMD di Desa Sekardadi.

Pertandingan berlangsung dalam suasana santai dan penuh canda tawa. Tidak ada sekat antara anggota TNI dan pemuda desa. Mereka bermain dalam tim campuran, saling menyemangati, dan menikmati kebersamaan sebagai satu keluarga besar.

Salah seorang pemuda Desa mengaku senang dapat bermain voli bersama anggota Satgas TMMD. Menurutnya, kegiatan tersebut membuat kami merasa lebih dekat dan akrab dengan TNI.

“Kami sangat senang bisa bermain voli bersama bapak-bapak TNI. Selama TMMD berlangsung, kami tidak hanya melihat mereka bekerja membangun desa, tetapi juga mau bergaul dan bercanda dengan masyarakat. Kami merasa TNI benar-benar menjadi bagian dari warga di sini,” ungkapnya.

Ia juga berharap kebersamaan seperti ini dapat terus terjalin meskipun program TMMD nantinya telah selesai dilaksanakan. Menurutnya, hubungan baik antara TNI dan masyarakat sangat penting untuk menjaga persatuan dan semangat gotong royong di desa.

Selain menjaga kebugaran tubuh setelah seharian bekerja, olahraga juga menjadi media efektif untuk mempererat komunikasi, menumbuhkan rasa saling percaya, serta membangun semangat kebersamaan antarwarga dan TNI.

Melalui kegiatan sederhana seperti bermain voli bersama, nilai-nilai kebersamaan, persaudaraan, dan gotong royong yang menjadi ruh TMMD semakin nyata dirasakan masyarakat. Interaksi yang hangat antara Satgas dan pemuda desa menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya diukur dari hasil fisik, tetapi juga dari kuatnya hubungan sosial yang terbangun.

Semangat kebersamaan yang tercermin dalam kegiatan olahraga voli antara Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1626/Bangli dan pemuda Desa Sekardadi menjadi bukti nyata bahwa TMMD hadir untuk membangun desa secara menyeluruh, baik fisik maupun sosial. Dengan mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa,” TNI AD melalui program TMMD terus berkomitmen mendukung percepatan pembangunan wilayah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkokoh kemanunggalan TNI dan rakyat sebagai kekuatan utama dalam membangun bangsa dari desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *