Gresik – Suasana hangat penuh kekeluargaan menyelimuti Dusun Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, pada Selasa, 12 Mei 2026. Di bawah terik matahari, prajurit TNI dan warga berjalan berdampingan merayakan tuntasnya pembangunan jalan cor beton hasil program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128.
Langkah kaki Kapten Arh Kuntoko selaku Koordinator Lapangan tampak mantap saat melintasi jalan sepanjang 170 meter yang kini membelah hijaunya ladang warga. Di sampingnya, terlihat Sekretaris Desa Slempit, Kuspriadi, yang ikut menyapa warga dengan penuh keakraban.
Jalan beton dengan ketebalan 20 sentimeter ini bukan sekadar tumpukan material konstruksi. Bagi warga Slempit, jalan ini adalah jawaban atas penantian panjang akan akses transportasi yang layak guna menunjang kegiatan sosial dan ekonomi mereka sehari-hari.
Sepanjang perjalanan, sesekali terdengar tawa dan canda ringan antara prajurit TNI dengan para petani yang sedang menggarap lahan. Pemandangan ini menunjukkan betapa cairnya hubungan antara korps baju hijau dengan rakyat dalam membangun desa mereka.
Beberapa petani cabai merah yang sedang memetik hasil kebun di pinggir jalan turut memberikan apresiasi. Mereka merasa sangat terbantu karena kini kendaraan pengangkut bisa langsung masuk ke area ladang tanpa takut terperosok ke dalam lumpur.
Kapten Arh Kuntoko menegaskan bahwa semangat utama dari kegiatan ini adalah mempererat ikatan antara TNI dan masyarakat. “Pembangunan jalan cor beton ini merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI bersama rakyat,” tegasnya saat memberikan keterangan di lokasi.
Kini, jalan yang kokoh tersebut berdiri sebagai bukti fisik dari kerja keras dan gotong royong. Pembangunan ini tidak hanya memperbaiki infrastruktur desa, tetapi juga menumbuhkan rasa persaudaraan dan harapan baru bagi masa depan masyarakat Dusun Slempit yang lebih cerah.