Gresik – Semangat gotong royong memicu percepatan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Sumaun di Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik. Di bawah terik matahari, anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0817/Gresik bersama warga bahu-membahu menuntaskan renovasi hunian tersebut. Kehadiran para prajurit di tengah masyarakat membawa dampak positif yang langsung dirasakan oleh warga setempat.
Proses pengerjaan kini telah memasuki tahap krusial, salah satunya adalah pemasangan bagian atap bangunan. Sertu Nur Kholison, anggota Satgas TMMD, terlihat memimpin langsung pemasangan genteng demi genteng dengan penuh ketelitian. Langkah ini dilakukan guna memastikan struktur atap kokoh dan aman dari risiko kebocoran saat cuaca buruk melanda wilayah tersebut.
Bagi Bapak Sumaun dan keluarga, program renovasi ini menjadi titik balik kehidupan yang sangat dinantikan. Kondisi rumah yang sebelumnya rusak parah kini berubah menjadi bangunan yang jauh lebih representatif dan sehat. Bantuan fisik ini tidak sekadar memperbaiki tempat tinggal, melainkan mengembalikan harapan baru untuk masa depan keluarga yang lebih sejahtera.
Kerja sama yang erat di lapangan membuktikan bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat bukan sekadar semboyan belaka. Seluruh pekerja melebur tanpa sekat, saling berbagi tugas demi menyelesaikan target pembangunan tepat waktu. Kehadiran personel militer di lokasi juga memicu motivasi tinggi bagi pemuda dan orang tua di desa untuk ikut terlibat aktif.
Antusiasme warga sekitar terlihat jelas dari kerelaan mereka menyumbangkan tenaga setiap harinya. Mulai dari mengangkut material berat, menyiapkan adukan semen, hingga menyediakan konsumsi dilakukan secara swadaya oleh masyarakat. Suasana kekeluargaan yang hangat ini membuat beban pekerjaan yang berat terasa jauh lebih ringan dan menyenangkan.
Secara keseluruhan, program TMMD ke-128 di Kabupaten Gresik ini sukses memberikan dampak ganda bagi masyarakat sasaran. Selain menghasilkan infrastruktur fisik yang merata, kegiatan ini berhasil menghidupkan kembali nilai kepedulian sosial yang mulai luntur. Simbol pemasangan genteng tersebut menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam mendorong peningkatan taraf hidup warga desa.