Konawe Utara – Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026 yang dilakukan oleh Kodim 1430/Konawe Utara kembali menunjukkan semangat kolaborasi dalam masyarakat. Saat ini, pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Risman telah masuk ke langkah krusial, yaitu pemasangan besi slof serta pengecoran yang menjadi dasar pembangunan hunian yang sangat diharapkan.
Sejak pagi, tim Satgas TMMD dan warga sekitar bekerja sama dengan penuh semangat untuk memasang rangka besi slof, yang merupakan tahapan penting menegakkan struktur bangunan. Setelah itu, proses pengecoran dilakukan dengan cara manual, menonjolkan rasa solidaritas di antara para pekerja.
Di bawah sinar matahari yang menyengat, semangat para anggota TNI dan masyarakat tetap terjaga saat mereka melaksanakan pekerjaan. Suara tawa dan canda sesekali menggema, menandakan sinergi yang harmonis antara prajurit dan masyarakat dalam upaya pembangunan secara berkelanjutan.
Dandim 1430/Konawe Utara, Letkol Kav Kuswara, S.I.P mengatakan bahwa pembangunan RTLH ini lebih dari sekadar menciptakan bangunan, tetapi membangun harapan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat agar dapat menikmati kehidupan yang lebih baik.
“Dengan TMMD ini, kami ingin hadir lebih dekat kepada warga, mendukung mereka dalam menggampangkan kesulitan, dan menguatkan hubungan antara TNI dan rakyat,” ujarnya.
Bapak Risman, penerima bantuan, menyatakan rasa terima kasih dan haru atas dukungan dari TNI. Ia mengungkapkan rasa syukur karena rumahnya yang sebelumnya tidak layak kini mulai dibangun dengan kokoh berkat campur tangan TNI dan bantuan masyarakat.
“Terima kasih kepada para prajurit TNI dan semua orang yang sudah membantu kami. Ini adalah kebahagiaan yang luar biasa bagi keluarga kami,” katanya dengan penuh rasa syukur.
TMMD ke-128 ini tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkenalkan nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan semangat gotong royong yang menjadi fondasi dalam membangun desa dan memperbaiki kesejahteraan rakyat.