Gresik – Kehangatan dan suasana penuh kekeluargaan mewarnai kunjungan kerja Komandan Korem (Danrem) 084/Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Kohir, di lokasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0817/Gresik, Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, Selasa (12/5/2026) sore.
Didampingi Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Fadli Subur Karamaha, S.Sos., Brigjen TNI Kohir bersama rombongan melaksanakan silaturahmi sekaligus meninjau secara langsung progres pembangunan program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang menjadi sasaran fisik TMMD.
Kunjungan tersebut disambut hangat oleh unsur Muspika Kedamean, perangkat desa, hingga masyarakat yang sejak awal antusias menyambut kedatangan rombongan Korem 084/BJ.
Setibanya di Desa Slempit, Brigjen TNI Kohir langsung menuju titik-titik pembangunan Rutilahu. Dengan langkah santai namun penuh perhatian, Danrem menyapa satu per satu warga penerima bantuan rumah layak huni.
Di sela peninjauan, suasana haru terlihat ketika Brigjen TNI Kohir berinteraksi langsung dengan warga. Tidak sekadar meninjau bangunan, Danrem juga mendengarkan cerita dan harapan masyarakat. Pelukan hangat kepada salah satu warga menjadi gambaran nyata kedekatan prajurit TNI dengan rakyat kecil.
Enam rumah yang ditinjau dalam kesempatan tersebut meliputi rumah milik Ibu Sri Cendani, Ibu Eka Irawati, Ibu Warni, Bapak Sumaun, Bapak Lulus, dan Ibu Sumani. Seluruh sasaran pembangunan menjadi bagian dari upaya TMMD dalam membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa.
Brigjen TNI Kohir menyampaikan bahwa TMMD bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga membangun kebersamaan dan kepedulian sosial antara TNI dan masyarakat.
“Melalui TMMD ini, kami ingin hadir membantu kesulitan rakyat. Kebersamaan seperti inilah yang harus terus dijaga karena TNI lahir dari rakyat dan untuk rakyat,” ujarnya.
Sementara itu, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Fadli Subur Karamaha, S.Sos., mengatakan bahwa kunjungan Danrem menjadi motivasi besar bagi Satgas TMMD dan masyarakat agar terus semangat menyelesaikan seluruh program pembangunan di Desa Slempit.
Usai meninjau lokasi Rutilahu, rombongan menuju Balai Desa Slempit untuk beristirahat dan bersilaturahmi bersama unsur Forkopimcam serta perangkat desa sebelum kembali menuju Surabaya.
Kunjungan kerja tersebut berlangsung aman, lancar, dan penuh keakraban. Kehadiran Danrem 084/BJ di tengah masyarakat Desa Slempit menjadi bukti bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan, melainkan jembatan penguat hubungan emosional antara TNI dan rakyat.(Pen0817).