NUNUKAN – Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 tahun 2026 yang diorganisir oleh Kodim 0911/Nunukan telah memasuki minggu kedua yang penting. Dalam tahap ini, tim Satgas TMMD berkerja sama dengan warga setempat untuk mempercepat pembangunan jalan tani sepanjang 3.000 meter yang berada di lokasi perbatasan Indonesia-Malaysia, Kabupaten Nunukan.
Kerja sama warga dan penggunaan alat berat terus dilakukan untuk menembus medan berbukit dan hutan yang lebat. Jalur yang sebelumnya tergenang air kini dalam proses pembangunan, dan diharapkan bisa menjadi sumber baru bagi peningkatan ekonomi masyarakat. Kegiatan fisik dalam TMMD ini juga mencakup rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), serta pembangunan sistem drainase dan jembatan untuk mempermudah akses.
Dandim 0911/Nunukan yang merupakan Komandan Satgas TMMD ke-129 menyatakan optimisme bahwa target-target pembangunan akan tuntas sebelum penutupan yang dijadwalkan pada pertengahan Agustus.
“Memasuki minggu kedua, kami melihat perkembangan yang baik dalam hal bekerja, baik fisik maupun non-fisik. Keterlibatan aktif masyarakat perbatasan menjadi elemen penting dalam kelancaran program TMMD ini,” jelasnya.
