KODIM 1605/BELU, dalam pelaksanaan TMMD ke-129, tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur tetapi juga menggiatkan aktivitas non-fisik. Salah satu upaya tersebut ditunjukkan melalui penyuluhan penerimaan prajurit TNI kepada pemuda-pemudi di wilayah sasaran TMMD pada Kamis (23/7/2026).
Kegiatan ini ditujukan kepada pelajar SMA dan masyarakat umum dengan maksud memberikan penjelasan yang menyeluruh terkait tata cara, prosedur, dan persyaratan untuk mendaftar menjadi anggota TNI.
Sertu Syarifudin Djafar, sebagai petugas penyuluh dari tim Satgas TMMD 129, menegaskan bahwa seluruh proses pendaftaran untuk menjadi prajurit TNI tidak memerlukan biaya. Kebijakan ini diharapkan dapat mendorong lebih banyak pemuda untuk berpartisipasi.
Respon yang diberikan oleh masyarakat dan para pemuda sangat positif. Banyak dari mereka yang aktif mengajukan pertanyaan saat sesi tanya jawab, terkait dengan persiapan fisik dan dokumen pendaftaran. Kegiatan ini diharapkan dapat menjaring calon prajurit berkualitas dari desa-desa serta memperdalam kemanunggalan TNI dengan rakyat.
